Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, lebih dulu akan dibahas secara singkat tentang leukemia, leukemia akut, dan Leukemia Limfoblastik Akut/ Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL).

Apakah leukemia itu?

Leukemia adalah keganasan hematologik akibat proses neoplastik yang disertai gangguan diferensiasi (maturation arrest) pada berbagai tingkatan sel induk hemopoetik, sehingga terjadi ekspansi progresif dari kelompok (clone) sel ganas tersebut dalam sumsum tulang, kemudian sel leukemia beredar secara sistemik.

Atau jika diartikan lebih sederhana, leukemia adalah salah satu jenis kanker darah yang menyerang sel-sel pembentukan darah di sumsum tulang, yang ditandai dengan peningkatan sel darah putih yang pesat.

Klasifikasi leukemia:

  • Leukemia akut
  • Leukemia kronik

 

Apakah leukemia akut itu?

Leukemia akut merupakan leukemia dengan perjalanan klinis yang cepat dan ditandai dengan adanya lebih dari 30 % sel blast dalam sumsum tulang pada saat manifestasi klinis.

Jika tanpa pengobatan, penderita rata-rata meninggal dalam 2-4 bulan. Namun dengan pengobatan yang baik, leukemia akut mengalami kesembuhan lebih banyak dibandingkan dengan leukemia kronik.

Menurut klasifikasi FAB (French-American-British), leukemia akut dibagi menjadi:

  • Acute Myeloid Leukemia (AML)/ Leukemia Mieloblastik Akut
  • Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL)/ Leukemia Limfoblastik Akut

 

Apakah Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL)/ Leukemia Limfoblastik Akut itu?

ALL merupakan penyakit keganasan/kanker darah yang paling sering ditemukan pada anak.

  • Leukemia akut pada anak mencapai 97 % dari semua leukemia pada anak dan sebagian besar merupakan ALL (82 %).
  • Di Indonesia, insidensi didapatkan 2 – 3 kasus per 100.000 penduduk dan lebih sering ditemukan pada anak laki-laki.
  • Etiologi/penyebab ALL pada anak masih belum diketahui dengan pasti
  • Banyak faktor yang merupakan etiologi leukemia: radiasi , gelombang elektromagnetik, ibu hamil yang perokok atau alkoholik, dan zat kimia  benzena
  • Hasil terapi/pengobatan ALL sangat baik, dengan terapi intensif dicapai kesembuhan pada 70-90 % kasus ALL anak dan 40-50 % pada kasus ALL dewasa, tetapi pada umur di atas 65 tahun hasilnya turun menjadi 5 %.

 

Bagaimana gambaran klinis Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL)/ Leukemia Limfoblastik Akut itu?

  1. Gejala kegagalan sumsum tulang :
  • Anemia, neutropenia, dan trombositopenia
  1. Keadaan hiperkatabolik, yang ditandai :
  • Kaheksia dan keringat malam
  1. Infiltrasi sel leukemia ke dalam beberapa organ
  • Nyeri tulang, limfadenopati, splenomegali, dan sindrom meningeal

 

Pemeriksaan laboratorium apa yang diperlukan untuk mendiagnosis Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL)/ Leukemia Limfoblastik Akut itu?

1. Pemeriksaan Hapusan Darah Tepi

  • Anemia
  • Trombositopenia
  • Leukositosis, bisa dengan neutropenia
  • Gambaran HDT : normokromik normositik , limfoblast lebih dari 75 % dari jumlah lekosit, auer rod negatif

 

2. Pemeriksaan Aspirasi Sumsum Tulang/ Bone Marrow Aspiration (BMA)

Contoh format hasil BMA:

  • a). Selularitas : Hiperseluler
  • b). ME Ratio = 2 : 1
  • c). Sistem Eritropoiesis : Aktivitas menurun
  • d). Sistem Granulopoiesis : Aktivitas menurun
  • e). Sistem Trombopoiesis: Aktivitas menurun
  • f). Sistem Limfopoiesis : Aktivitas sangat meningkat  dengan proporsi limfoblast yang meningkat sebesar…….%

Gambaran ALL pada BMA

3. Pemeriksaan lain: Immunophenotyping dan analisis sitogenetik

 

Lalu bagaimana klasifikasi Acute Lymphoblastic Leukemia (ALL)/ Leukemia Limfoblastik Akut berdasarkan morfologi menurut FAB (French-American-British Group) itu?

  • ALL L1Limfoblastnya kecil, inti bentuk teratur, kromatin homogen, nukleolus tidak jelas, sitoplasma sedikit, warna biru. ALL L1 ini merupakan 85% dari ALL (jenis terbanyak dari ALL).

ALL L1

 

  • ALL L2 : Limfoblastnya campuran kecil dan besar, intinya besar, bentuk inti dg lekukan tidak beraturan/ireguler, kromatin inti bermacam-macam, nukleolus prominen/jelas, sitoplasma relatif banyak. ALL L2 ini merupakan 14% dari ALL.

 

ALL L2

 

  • ALL L3 (Leukemia tipe Burkit): bentuk sel dari medium sampai besar, sitoplasma sedang, yang sangat jelas adalah gambaran basophilic dg vakuol sitoplasma yang dominan (banyak vakuola), kromatin bentuk halus dan homogen. ALL L3 ini hanya merupakan 1 % dari ALL.

 

ALL L3

 

Semoga penjelasan di atas bermanfaat ya..